Untuk kesekian kalinya BKM Saksono Mulyo Kelurahan Rejomulyo Kecamatan Semarang Timur, mendapatkan kunjungan dari Bank Dunia terkait pelaksanaan Program Penataan Lingkungan permukiman Berbasis Komunitas (PLPBK) pada hari Senin, tanggal 16 Mei 2016 pukul 08.00. Kunjungan dari Bank Dunia diwakili oleh Paulus Basuki, Pauline, dan Tri Dwi BR ini bertujuan untuk meninjau lokasi PLPBK di Kelurahan Rejomulyo yang terletak di RW VI. Selain meninjau lokasi, perwakilan dari Bank Dunia juga ingin mengetahui bagaimana partisipasi masyarakat dan pengambil kebijakan di tingkat kelurahan dalam kegiatan ini. Tim dari Bank Dunia pertama-tama melakukan audiensi dengan Tim Inti Perencanaan Partisipatif (TIPP), Koordinator Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM), dan Bapak Lurah Rejomulyo. Penanganan wilayah kumuh melalui program PLPBK di wilayah RW VI sudah selesai 100%, kegiatan nya meliputi perbaikan saluran, IPAL komunal, instalasi ipal, rehap MCK umum, bak pengontrol IPAL, penerangan jalan umum, rehap rumah, dan rehap posyandu. Mulai dari perencanaan, pelaksanaan sampai realisasi kegiatan ini berjalan dengan lancar karena adanya pratisipasi dari semua pihak, yakni masyarakat sebagai penerima manfaat, tim TIPP, BKM, dan pihak kelurahan. Masing-masing berperan aktif sesuai dengan tugas dan fungsinya. Secara  keseluruhan pelaksanaan PLPBK di Kelurahan Rejomulyo dinilai baik oleh Bank Dunia, tinggal pemeliharaannya yang harus dilakukan oleh masyarakat dan ditinjau oleh tim TIPP.

Foto Kunjungan World Bank 2016Selanjutnya Bank Dunia meninjau lokasi PLPBK di RW VI dan berinteraksi langsung dengan masyarakat penerima manfaat. Lingkungan di RW VI sekarang menjadi lebih tertata, rapi dan bersih. Semoga ke depannya program penataan lingkungan berbasis komunitas ini tidak hanya merubah lingkungan masyarakat setempat menjadi lebih tertata, tetapi merubah paradigma kita bahwa kumuh dan miskin adalah tanggungjawab kita semua.

 

 

Picture3